Covid-19, virus seperti apakah itu?

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

bagaimana kabarnya teman-teman sekalian?
saya harap sehat selalu ya...

nah, disini saya akan membahas mengenai virus corona atau covid-19 yang sedang terjadi saat ini.
yuk simak penjelasan berikut ini...

Coronavirus atau virus corona merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. Banyak orang terinfeksi virus ini, setidaknya satu kali dalam hidupnya. Namun, beberapa jenis virus corona juga bisa menimbulkan penyakit yang lebih serius, seperti:
  1. Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV).
  2. Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV).
  3. Pneumonia.
SARS yang muncul pada November 2002 di Tiongkok, menyebar ke beberapa negara lain. Mulai dari Hongkong, Vietnam, Singapura, Indonesia, Malaysia, Inggris, Italia, Swedia, Swiss, Rusia, hingga Amerika Serikat. Epidemi SARS yang berakhir hingga pertengahan 2003 itu menjangkiti 8.098 orang di berbagai negara. Setidaknya 774 orang mesti kehilangan nyawa akibat penyakit infeksi saluran pernapasan berat tersebut.
Sampai saat ini terdapat tujuh coronavirus (HCoVs) yang telah diidentifikasi, yaitu:
  1. HCoV-229E.
  2. HCoV-OC43.
  3. HCoV-NL63.
  4. HCoV-HKU1.
  5. SARS-COV (yang menyebabkan sindrom pernapasan akut).
  6. MERS- COV (sindrom pernapasan Timur Tengah).
  7. COVID-19 atau dikenal juga dengan Corona Virus Disease yang menyebabkan wabah pneumonia di kota Wuhan, Tiongkok pada Desember 2019, dan menyebar ke negara lainnya hingga tahun 2020.
Siapa pun dapat terinfeksi virus corona. Akan tetapi, bayi dan anak kecil, serta orang dengan kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan terhadap serangan virus ini. Selain itu, kondisi musim juga mungkin berpengaruh. Contohnya, di Amerika Serikat, infeksi virus corona lebih umum terjadi pada musim gugur dan musim dingin. Di samping itu, seseorang yang tinggal atau berkunjung ke daerah atau negara yang rawan virus corona, juga berisiko terserang penyakit ini. Misalnya, berkunjung ke Tiongkok, khususnya kota Wuhan, yang pernah menjadi wabah COVID-19 yang bermulai pada Desember 2019.
Infeksi coronavirus disebabkan oleh virus corona itu sendiri. Kebanyakan virus corona menyebar seperti virus lain pada umumnya, seperti:
  1. Percikan air liur pengidap (bantuk dan bersin).
  2. Menyentuh tangan atau wajah orang yang terinfeksi.
  3. Menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah memegang barang yang terkena percikan air liur pengidap virus corona.
  4. Tinja atau feses (jarang terjadi)
Khusus untuk COVID-19, masa inkubasi belum diketahui secara pasti. Namun, rata-rata gejala yang timbul setelah 2-14 hari setelah virus pertama masuk ke dalam tubuh. Di samping itu, metode transmisi COVID-19 juga belum diketahui dengan pasti. Awalnya, virus corona jenis COVID-19 diduga bersumber dari hewan. Virus corona COVID-19 merupakan virus yang beredar pada beberapa hewan, termasuk unta, kucing, dan kelelawar.
Virus corona bisa menimbulkan beragam gejala pada pengidapnya. Gejala yang muncul ini bergantung pada jenis virus corona yang menyerang, dan seberapa serius infeksi yang terjadi. Berikut beberapa gejala virus corona yang terbilang ringan:
  1. Hidung beringus.
  2. Sakit kepala.
  3. Batuk.
  4. Sakit tenggorokan.
  5. Demam.
  6. Merasa tidak enak badan.
Hal yang perlu ditegaskan, beberapa virus corona dapat menyebabkan gejala yang parah. Infeksinya dapat berubah menjadi bronkitis dan pneumonia (disebabkan oleh COVID-19), yang mengakibatkan gejala seperti:
  1. Demam yang mungkin cukup tinggi bila pasien mengidap pneumonia.
  2. Batuk dengan lendir.
  3. Sesak napas.
  4. Nyeri dada atau sesak saat bernapas dan batuk.
Infeksi bisa semakin parah bila menyerang kelompok individu tertentu. Contohnya, orang dengan penyakit jantung atau paru-paru, orang dengan sistem kekebalan yang lemah, bayi, dan lansia. Sampai saat ini belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus corona. Namun, setidaknya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terjangkit virus ini. Berikut upaya yang bisa dilakukan:
  1. Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik hingga bersih.
  2. Hindari menyentuh wajah, hidung, atau mulut saat tangan dalam keadaan kotor atau belum dicuci.
  3. Hindari kontak langsung atau berdekatan dengan orang yang sakit.
  4. Hindari menyentuh hewan atau unggas liar.
  5. Membersihkan dan mensterilkan permukaan benda yang sering digunakan.
  6. Tutup hidung dan mulut ketika bersin atau batuk dengan tisu. Kemudian, buanglah tisu dan cuci tangan hingga bersih.
  7. Jangan keluar rumah dalam keadaan sakit.
  8. Kenakan masker dan segera berobat ke fasilitas kesehatan ketika mengalami gejala penyakit saluran napas.


yap jadi ini info singkat seputar covid-19 yang bersumber dari https://www.halodoc.com/kesehatan/coronavirus
bagaimana tanggapannya teman-teman? cukup membuat ngeri ya kalau dibayangkan, eitss tapi jangan terlalu ketakutan dan panik ya, tetap ikutin himbauan dari pemerintah mengenai social distancing dan tetap rajin menjaga kebersihan tubuh. jika tidak ada keperluan yang mendesak tidak usah keluar rumah ya..
 
oh iya, dengan adanya virus corona ini banyak sekali yang memperlihatkan dampak negatif padahal disisi lain juga terdapat dampak positifnya loh.. ini dia dampak positifnya silahkan dibaca dan dicermati ya..
  1. Membuat manusia yang sangat sibuk dalam pekerjaan hingga lupa akan keluarga dirumah menjadi mempunyai waktu dengan keluarga karena diadakannya kebijakan WFH (work from home) yang bisa membuat ia berada dirumah dan berkumpul bersama keluarganya.
  2. Membuat masyarakat menjadi sadar akan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
  3. Untuk mengajarkan nilai-nilai moral kepada masyarakat yang suka beraktifitas tidak penting yang membuang-buang waktu dan uang seperti nongkrong, jalan-jalan tak perlu, menghamburkan uang dan sebagainya, kini dengan musibah seperti ini menjadikan mereka sadar dan lebih menghargai waktu dan uang agar digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat kedepannya.
  4. Dengan banyaknya waktu dirumah maka membuat masyarakat menjadi lebih banyak kesempatan untuk memaksimalkan ibadahnya di rumah seperti perbanyak tadarus, mengamalkan solat-solat sunnah, berdzikir dan lain sebagainya.
  5. Membuat masyarakat menjadi lebih kreatif dan mendorong agar masyarakat mampu berkreasi menghasilkan suatu kerajinan atau sebagainya yang bisa menghasilkan uang selagi dalam kondisi social distancing.
  6. Mengurangi kemaksiatan yang berhubungan atau berkaitan dengan dunia luar seperti pencurian, pemerkosaan, perselingkuhan, perjudian dan lain sebagainya.
  7. Menyadarkan kita bahwa Allah SWT yang maha kuasa dan maha berkehendak, hanya kepadanya-lah kita dapat memohon perlindungan. Selain berusaha agar terhindar dari wabah virus ini, kita juga harus bertawakal kepada Allah SWT.

sekiranya itu dampak positif atau hikmah yang dapat kita ambil dari musibah yang terjadi pada saat ini ya teman-teman.
jangan berputus asa atas takdir yang Allah tetapkan dan tetap bersemangat dalam menjalani hidup menjadi lebih baik..

you are awesome and you are gorgeous, thank you for your attention.
semoga bermanfaat!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

belajar di rumah selama masa pandemi covid-19

Tujuan dan Fungsi Kepemimpinan