konsep dasar kepemimpinan
Apa saja konsep dasar kepemimpinan dalam sebuah organisasi?
yuk, pahami tulisan dibawah ini :)
Dalam kepemimpinan terdapat proses menggerakkan orang lain yang pada dasarnya merupakan rangkaian interaksi antar manusia. Interaksi itu bersumber dari seseorang yang berani dan bersedia mempelopori dan mengajak orang lain berbuat sesuatu melalui kerjasama guna mencapai suatu tujuan. Seorang pemimpin akan menjadi panutan bagi bawahannya yang sikap dan perilakunya akan dijadikan sebagai teladan. Bersamaan itu pemimpin juga dianjurkan mampu berada ditengah orang yang dipimpinnya untuk bekerja sama dalam mewujudkan kegiatan bersama.
Kepemimpinan yang dinyatakan berhasil adalah pemimpin yang berperilaku baik, berketerampilan dan bertindak tepat. Seorang pemimpin agar bisa menjadi pemimpin yang efektif harus memiliki faktor-faktor: karisma, kepedulian, komitmen, kejelasan, komunikator, konsisten, kreatif, kompeten, keberanian, dan kenekatan. Seorang pemimpin yang memiliki kharisma atau kemampuan, kompeten dalam memimpin suatu organisasi akan sangat membantu dalam mencapai tujuan yang diinginkan oleh organisasi tersebut. [1]
Pemimpin dituntut untuk memiliki komitmen yang tinggi terhadap apa yang telah menjadi kebijakannya, karena dengan adanya komitmen yang tinggi maka akan tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab yang tinggi pula terhadap organisasi yang dipimpin, serta akan berusaha untuk menjaga dan mengembangkannya. Tanggung jawab merupakan salah satu yang terpenting dalam diri seorang pemimpin, baik tanggung jawab pada organisasi maupun terhadap masyarakat yang ada di lingkungan organisasi.
Dalam konsep kepemimpinan, untuk menjadi seorang
pemimpin maka harus membekali diri dengan berbagai macam
persyaratan-persyaratan tertentu sehingga mampu menjadi pemimpin yang efektif
dan berhasil dalam memimpin suatu organisasi atau perusahaan. Dalam menjadi
seorang pemimpin harus dapat menghindari hal-hal apa saja yang dapat menyebabkan
suatu kegagalan. Kegagalan seorang pemimpin
akan membawa dampak yang sangat buruk dalam organisasi, karena
berkembang atau tidaknya suatu organisasi itu tergantung dari bagaimana
pemimpinnya. Begitu juga sebaliknya, keberhasilan seorang pemimpin akan membawa
pengaruh baik terhadap organisasi tersebut.
[1] Imam Muslimin, Model Kpepemimpinan dalam Transisi Perubahan
Kelembangan, (Malang: UIN Maliki Press, 2013), h. 29.
Komentar
Posting Komentar